Gelapnya awan dengan sunyinya suasana ini
Dinginnya angin malam yang aku rasakan
Meniup kencang kearah tubuhku ini
Hingga aku termenung sendiri
Dinginnya angin malam yang aku rasakan
Meniup kencang kearah tubuhku ini
Hingga aku termenung sendiri
Ponselku kini mulai menyala
Notifikasi pun muncul begitu saja
Ku buka sosial mediaku dan kumelihat foto wajahmu
Yang dulu aku kenal dan ku ingat selamanya
Mengingatkan aku akan dirimu yang begitu membuatku
Mengucapkan kalimat 'terima kasih atas kasih sayangmu'
Notifikasi pun muncul begitu saja
Ku buka sosial mediaku dan kumelihat foto wajahmu
Yang dulu aku kenal dan ku ingat selamanya
Mengingatkan aku akan dirimu yang begitu membuatku
Mengucapkan kalimat 'terima kasih atas kasih sayangmu'
Kini memang kamu yang bukan Tuhan ingin aku bersatu denganmu
Tetapi jangan pernah berfikir bahwah aku melupakan semua usahamu
Akan aku jaga setiap perbuatanmu dalam memoriku
Hingga kau pun mendapatkan dia yang memang punyamu selamanya
Bersama selamanya hingga maut memisahkan kalian berdua
Dan yang memang Tuhan telah sediakan untuk dirimu
Serta jaga dirinya dengan kasih sayang dan cintamu dulu terhadapku
Hormati lah dia dan pegang dia seutuhnya
Dan jangan pernah biarkan kebodohan memutuskan hubungan kalian berdua
Tetapi jangan pernah berfikir bahwah aku melupakan semua usahamu
Akan aku jaga setiap perbuatanmu dalam memoriku
Hingga kau pun mendapatkan dia yang memang punyamu selamanya
Bersama selamanya hingga maut memisahkan kalian berdua
Dan yang memang Tuhan telah sediakan untuk dirimu
Serta jaga dirinya dengan kasih sayang dan cintamu dulu terhadapku
Hormati lah dia dan pegang dia seutuhnya
Dan jangan pernah biarkan kebodohan memutuskan hubungan kalian berdua
Tidak ada komentar:
Posting Komentar